Life Cycle Assessment
Berapa jejak karbon sekantong kopi kami?
Kami menghitung emisi gas rumah kaca tiap biji, dari pupuk di kebun sampai kantong yang kami segel di Yogyakarta. Setiap angka punya sumber yang bisa Anda periksa sendiri.
Semua angka di situs ini adalah estimasi yang mengikuti ISO 14067 dan GHG Protocol Product Standard. Belum ada pihak ketiga yang memverifikasinya.
- Data aktivitas
- Faktor emisi
- kg CO₂e per tahap
Produk yang sudah dihitung
Angka per 1 kg biji roasted terkemas, dari kebun sampai gudang Flo.
Memuat data…
Cara kami menghitung
- 01
Batasi apa yang dihitung
Satuannya 1 kg biji roasted dalam kemasan. Hitungan berhenti di gudang Flo; pengiriman dan penyeduhan ditampilkan terpisah sebagai skenario.
- 02
Kumpulkan data
Data roastery kami ukur sendiri, misalnya LPG per batch dari log Artisan. Yang belum kami ukur memakai angka literatur dan ditandai sebagai data sekunder.
- 03
Ubah ke CO₂e
Setiap aktivitas dikalikan faktor emisi terbuka (IPCC, Kementerian ESDM, DESNZ) dan dijumlahkan dengan GWP100 dari laporan IPCC AR6.
- 04
Uji ketidakpastian
Simulasi Monte Carlo memberi rentang angka, dan analisis sensitivitas menunjukkan angka mana yang paling berpengaruh.
Yang belum kami hitung
- Serapan karbon pohon pelindung di kebun dilaporkan terpisah dan tidak pernah dikurangkan dari angka produk.
- Dampak selain pemanasan global (air, eutrofikasi, keanekaragaman hayati) belum dihitung.
- Kami tidak membandingkan angka ini dengan merek lain.
Lihat juga pilot restorasi kebun Argopuro di Flo Sustainability